flu_babi

Glory menelepon dokter pribadinya, Dokter Andreas karena anaknya sakit.

“Dokter,” kata Glory lewat telepon,

“Putera saya menderita Flu Babi”

“Saya tahu,” sahut Dokter Andreas.

“Kemarin saya telah kerumah anda dan memberinya obat.
Pisahkanlah dia dari semua
orang yang ada dirumah.”

“Tapi, dokter,” kata Glory yang cemas itu.

“Dia telah mencium pembantu rumah tangga kami.”

“Kasihan. kalau begitu dia juga perlu dikarantina.”

“Tapi, dokter, saya juga telah mencium pembantu itu.”

“Wuah, ini rumit. Berarti anda juga sudah menyimpan benih penyakit itu.”

“Ya, dan tidak lama setelah
itu, saya juga mencium isteri saya.”

“Celaka!!” seru Dokter Andreas,

“Kalau begitu saya sudah ketularan.”

Hwahahahahaha šŸ™‚

Iklan