thermometer

10 Hal Yang Harus Anda
Tahu tentang Suhu Badan
Anak

BATAS mana disebut normal?
Bagaimana cara
mengukurnya? Kapan harus
mencari pertolongan ke
dokter? Bagaimana caranya
menurunkan panas badan anak?
Suhu badan anak
adalah petunjuk yang baik
dari keadaan umum
kesehatan badannya. Suhu
badan dapat berubah dari
menit ke menit.

Ketahuilah bagaimana cara membedakan
yang normal dan yang
disebut demam, dan kapan
harus mencari pertolongan ke
dokter.

1. Yang disebut ‘normal’
ternyata dapat bervariasi

Biasanya suhu badan tiap
anak berbeda. Jadi saat ia
sehat, cobalah untuk
mengukur suhu badannya.
Sehingga anda tahu suhu
badan normal yang biasa ia punya setiap harinya.

Sebagai petunjuk umum: -suhu badan normal adalah
sektiar 36-37 derajat celcius -suhu badan 37.7 derajat
celcius atau lebih disebut
sebagai demam.

Tetapi suhu ini dapat berubah
saat pergantian cuaca atau
setelah aktivitas fisik si anak.

2. Pilihlah termometer (alat
pengukur suhu) yang baik

Termometer sekarang ada
berbagai macam bentuk. Ada
yang berupa kertas yang
ditempelkan di dahi anak
selama beberapa saat,
termometer digital yang dapat berbunyi/ mempunyai
alarm saat suhu badan anak
telah terdeteksi, sampai ke
termometer infra merah/
infrared yang diukur melalui
telinga anak.

Pakailah yang sesuai dengan
kenyamanan dan usia anak.

Jangan menggunakan
termometer merkuri/ air
raksa(yang ujungnya
berwarna perak) dengan cara
memasukkannya ke mulut
anak, untuk anak yang berusia dibawah 3 tahun.

3. Ukurlah suhu badan anak
secara teratur

Apabila terasa badan anak
panas, segeralah gunakan
temperatur untuk mengukur
suhu badan anak anda.

Ukurlah satu jam sekali
setelah itu.

Apabila ternyata ada demam, periksa juga
apakah ada gejala lain seperti
hidung ingusan (yang dapat
berarti anak anda terinfeksi
influensa), atau adanya cairan
di telinga (yang dapat berarti anak anda terinfeksi kuman
di telinga).

4. Kapankah anda perlu
pertolongan dokter?

Demam pada anak tidak boleh
melebihi 24 jam lamanya.

Apabila telah lebih, pergilah
ke dokter. Tetapi apabila demam anak
anda mencapai 40 derajat
celcius, jangan tunggu lagi,
segeralah mencari
pertolongan ke dokter.

Apabila suhu badan yang
demam tinggi disertai
beberapa gejala dibawah ini,
segeralah ke UGD (unit gawat
darurat) di rumah sakit, atau
telpon ke 118.

Gejalanya sebagai berikut:

-kesulitan bernapas (dapat
disebabkan oleh penyakit
radang paru, radang saluran napas atau
penyakit lain)

-kekakuan leher, muntah-muntah atau bintik-bintik
merah di kulit yang tidak
menghilang apabila ditekan
(dapat disebabkan oleh
penyakit radang otak/ meningitis).

-diare, cekung di bawah mata
(dapat disebabkan oleh
dehidrasi/ kurang cairan
tubuh)

5. Cara pengukuran suhu
dapat dilakukan di beberapa
tempat

Anda dapat mengukur suhu
badan anak anda di beberapa
tempat tertentu, yaitu di dahi
(untuk termometer bentuk
strip/kertas), dibawah lidah ,
dikempit di ketiak (untuk termometer air raksa/
merkuri), atau di telinga
(termometer infra merah). Jangan melakukan
pengukuran suhu dengan
memasukkan termometer ke
pantat anak, karena dapat
mengakibatkan berbagai hal
yang tidak diinginkan apabila dilakukan bukan oleh tenaga
profesional.

Pengukuran di bawah ketiak
biasanya paling akurat.

Dokter biasanya akan
menanyakan dimana tempat
anda melakukan pengukuran
suhu, karena akan ada sedikit
perbedaan hasil, pada
pengukuran di tempat yang berbeda.

6. Bagaimana cara
menurunkan suhu anak saat
demam?

Usaha untuk menurunkan
suhu badan anak yang
demam diperlukan untuk
mencegah resiko terjadinya
kejang yang disebabkan oleh
suhu badan yang terlalu tinggi.

Beberapa caranya adalah
sebagai berikut:

-Jangan pakai baju yang
terlalu tebal, pakailah baju
tidur biasa

-Berikan obat parasetamol
sesuai dosis

-kompres anak anda dengan
air suam-suam kuku (bukan
air dingin)

7. Pegang perutnya untuk
mengira-ira suhu badan

Bayi yang masih kecil tidak
dapat mengatur suhu
badannya dengan baik,
sehingga anda harus terus
memonitor keadaan
demamnya.

Tangan dan kaki pada bayi
biasanya memang dingin.
Jadi anda harus memegang perut
atau bagian belakang
lehernya untuk mengetahui
apakah demamnya sudah mulai menurun.

Apabila ternyata masih panas, anda harus berusaha untuk
menurunkan lagi demamnya.

8. Periksa suhu kamar bayi
anda Suhu kamar yang ideal bagi bayi adalah 16-20 derajat
celcius.

Gunakan termometer
ruangan untuk mengukur
suhu ruangan, usahakan
jangan sampai suhu ruangan lebih panas dari 20 derajat
celcius.

9. Jangan memakai selimut
yang berlebihan

Apabila bayi anda masih
berumur kurang dari 1 tahun,
berhati-hatilah agar anak anda
tidak memakai selimut yang
berlebihan sehingga
kepanasan.

Apabila suhu ruangan bayi
anda sekitar 18 derajat celcius,
satu selimut dan dua lapis
seprei untuk pelapisnya
adalah cukup (apabila bayi
memakai baju tidur dan jaketnya)

Jangan membiarkan bayi
anda tidur di dekat radiator,
api pemanas atau heater.

10. Bayi anda ternyata dapat
kedinginan juga

Memang keadaan ini jarang
terjadi. Biasanya disebut
hipotermia.
Yaitu apabila suhu
bayi dibawah 35 derajat
celcius. Untuk
menghangatkannya, peluklah ia, tempelkan badannya
dengan badan anda yang
hangat, dan berikan ia
selimut sampai menutupi
lehernya.

source: kompasiana
http://www.kompas.com

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s